![]() |
Bagaimana dengan sebaliknya, orang dari masa depan datang ke dunia saat ini? Bisakah kita melacak mereka?
Astrofisikawan dari Michigan Technological University, Robert Nemiroff memicu diskusi menarik di antara para siswanya dengan menanyakan, "Jika penjelajah waktu mampir ke masa kini, apakah mereka akan meninggalkan jejak kehadiran mereka secara online?".
Untuk mempersempit pencarian, dua momentum dipilih: pemilihan penguasa Takhta Suci Vatikan pada Maret 2013 di mana Paus Fransiskus terpilih. Juga perjalanan Komet ISON.
1. `Hantu` Marie Antoinette
| Rumah Marie Antoinette |
Dua akademisi Eleanor Jourdain dan Charlotte Anne Moberly mengaku mengalami perjalanan kembali ke masa lalu. Ke masa 1792.
Ini kisahnya: pada 10 Agustus 1901, keduanya sedang mengunjungi Petit Trianon, sebuah istana kecil di kompleks Istana Versailles, Prancis.
Saat mereka berkeliling taman istana, dan sampai di Grand Trianon yang ditutup untuk publik, keduanya tersesat.
Setelah menyeberangi jembatan, mereka merasakan suasana berbeda dari masa lalu. Mereka mengaku bertemu Marie Antoinette dan orang kepercayaannya, Comte de Vaudreuil.
Saat mengunjungi Petit Trianon kembali, keduanya kaget karena jembatan yang mereka seberangi tak ada di tempatnya. Benar atau tidak klaim Jourdain dan Moberly, tak bisa dibuktikan.
Ini kisahnya: pada 10 Agustus 1901, keduanya sedang mengunjungi Petit Trianon, sebuah istana kecil di kompleks Istana Versailles, Prancis.
Saat mereka berkeliling taman istana, dan sampai di Grand Trianon yang ditutup untuk publik, keduanya tersesat.
Setelah menyeberangi jembatan, mereka merasakan suasana berbeda dari masa lalu. Mereka mengaku bertemu Marie Antoinette dan orang kepercayaannya, Comte de Vaudreuil.
Saat mengunjungi Petit Trianon kembali, keduanya kaget karena jembatan yang mereka seberangi tak ada di tempatnya. Benar atau tidak klaim Jourdain dan Moberly, tak bisa dibuktikan.
2. Ponsel di Film Charlie Chaplin 1928
| Rekaman video Charlie Chaplin 1928 |
Rekaman promosi film bintang tenar, Charlie Chaplin pada tahun 1928 menunjukkan seorang perempuan seperti menggunakan telepon genggam.
Adegan membingungkan ini terekam dalam bagian tambahan Film 'Chaplins Charlie The Circus' yang dipertunjukkan pada publik di Manns Chinese Theatre di Hollywood.
Belum ada penjelasan pasti soal itu. Ada yang mengira itu adalah tanda-tanda schizophrenia -- perempuan itu menutup wajahnya dan berbicara pada dirinya sendiri.
Ada lagi yang mengira, ini bisa dijelaskan secara sederhana, perempuan itu menutupi wajahnya agar tak tersorot kamera dan berkata sesuatu.
Lainnya menduga, ia adalah penjelajah waktu. Sebab, perangkat pertama yang dapat disamakan dengan telepon selular adalah 'Walkie-Talkie' Motorola yang dikembangkan tahun 1940-an -- lebih dari satu dekade setelah film bisu Chaplin. Ukurannya, sebesar lengan pria dewasa.
Sementara telepon portabel, atau telepon selular belum muncul sampai akhir tahun 1980-an. Ukuran ponsel generasi awal terlalu besar untuk disembunyikan di telapak tangan.
Tapi, kalau benar ia penjelajah waktu, memangnya di masa itu sudah ada sinyal telepon seluler?
Kejadian serupa juga terekam dalam foto yang diambil tahun 1938. Terlihat dalam sebuah film hitam-putih, seorang perempuan mengenakan gaun bergaya era 1930-an, berjalan di kerumunan, bersama orang-orang memakai pakaian dengan mode serupa. Rekaman itu diklaim diambil di sebuah pabrik milik raksasa industri AS, Dupont, di tahun 1938.
Ia terlihat bicara sendiri, tangan kanannya terangkat, sebuah benda menempel di telinganya. Saat ia menurunkan tangannya, terlihat jelas perangkat yang ia gunakan memiliki ukuran dan bentuk mirip ponsel era modern.
Adegan membingungkan ini terekam dalam bagian tambahan Film 'Chaplins Charlie The Circus' yang dipertunjukkan pada publik di Manns Chinese Theatre di Hollywood.
Belum ada penjelasan pasti soal itu. Ada yang mengira itu adalah tanda-tanda schizophrenia -- perempuan itu menutup wajahnya dan berbicara pada dirinya sendiri.
Ada lagi yang mengira, ini bisa dijelaskan secara sederhana, perempuan itu menutupi wajahnya agar tak tersorot kamera dan berkata sesuatu.
Lainnya menduga, ia adalah penjelajah waktu. Sebab, perangkat pertama yang dapat disamakan dengan telepon selular adalah 'Walkie-Talkie' Motorola yang dikembangkan tahun 1940-an -- lebih dari satu dekade setelah film bisu Chaplin. Ukurannya, sebesar lengan pria dewasa.
Sementara telepon portabel, atau telepon selular belum muncul sampai akhir tahun 1980-an. Ukuran ponsel generasi awal terlalu besar untuk disembunyikan di telapak tangan.
Tapi, kalau benar ia penjelajah waktu, memangnya di masa itu sudah ada sinyal telepon seluler?
Kejadian serupa juga terekam dalam foto yang diambil tahun 1938. Terlihat dalam sebuah film hitam-putih, seorang perempuan mengenakan gaun bergaya era 1930-an, berjalan di kerumunan, bersama orang-orang memakai pakaian dengan mode serupa. Rekaman itu diklaim diambil di sebuah pabrik milik raksasa industri AS, Dupont, di tahun 1938.
Ia terlihat bicara sendiri, tangan kanannya terangkat, sebuah benda menempel di telinganya. Saat ia menurunkan tangannya, terlihat jelas perangkat yang ia gunakan memiliki ukuran dan bentuk mirip ponsel era modern.
3. Sir Robert Victor Goddard
![]() |
| Victor Goddard |
Hari berikutnya, ia terbang dalam kondisi cuaca buruk, dan memutuskan kembali ke Drem.
Saat mendekat, hujan deras tiba-tiba hilang berganti cerah. Saat melihat ke bawah, ia melihat Drem yang bobrok sudah dalam kondisi direnovasi berat dan digunakan. Dari atas, ia melihat para mekanik berpakaian overall biru hilir mudik, sementara 4 kapal terbang berwarna kuning parkir di landasan. Salah satunya adalah model pesawat yang tak ia kenali.
Empat tahun setelah insiden yang menimpa Sir Robert Victor Goddard, Angkatan Udara Inggris (RAF) mulai mengecat kapal terbang dengan warna kuning. Juga mengganti serangan mekaniknya dengan warna biru.
4. Pria Keren dari 'Masa Depan'
Sebuah foto kuno tahun 1940-an di sebuah museum di British Columbia, Kanada membuat heboh.
Sebab, di antara belasan orang yang tampak di foto tersebut, ada seorang yang benar-benar berbeda. Tak seperti yang lain -- yang berjas dan memakai topi lebar, orang misterius ini memakai kaus bergambar, kaca mata hitam modern, dan sweater.
Yang paling menonjol, orang tersebut memegang kamera portabel, yang jelas terlalu modern untuk ukuran tahun 1940-an.
Sebab, di antara belasan orang yang tampak di foto tersebut, ada seorang yang benar-benar berbeda. Tak seperti yang lain -- yang berjas dan memakai topi lebar, orang misterius ini memakai kaus bergambar, kaca mata hitam modern, dan sweater.
Yang paling menonjol, orang tersebut memegang kamera portabel, yang jelas terlalu modern untuk ukuran tahun 1940-an.
5. Legenda Fentz, 1950-an
Ini adalah legenda modern tentang seorang pria berusia 30-an tahun, Rudolph Fentz yang tertabrak taksi dan cedera parah di Time Square, New York, pertengahan Juni 1950-an.
Ia berpakaian dengan mode tahun 1800-an. Di sakunya ada token bir, tagihan untuk perawatan kuda dan pencucian kereta, surat dari tahun 1876, 70 dolar dan kartu nama -- tak ada tanda-tanda penuaan dari barang-barang antik itu. Kepolisian New York atau NYPD telah menemukan orang yang menghilang pada 1876 di usia 29.
Jangan dulu percaya! Itu adalah kisah fiksi sains yang ditulis Jack Finney pada 1951. Namun, legenda itu dilaporkan pada tahun 1970-an sebagai bukti adanya penjelajahan waktu. Tertipu!
Ia berpakaian dengan mode tahun 1800-an. Di sakunya ada token bir, tagihan untuk perawatan kuda dan pencucian kereta, surat dari tahun 1876, 70 dolar dan kartu nama -- tak ada tanda-tanda penuaan dari barang-barang antik itu. Kepolisian New York atau NYPD telah menemukan orang yang menghilang pada 1876 di usia 29.
Jangan dulu percaya! Itu adalah kisah fiksi sains yang ditulis Jack Finney pada 1951. Namun, legenda itu dilaporkan pada tahun 1970-an sebagai bukti adanya penjelajahan waktu. Tertipu!



